Loading...

Mahasiswa Teknologi Pangan UIN Raden Said Surakarta Belajar Bakteri & Archaea dari Dosen Teknologi Rekayasa Pangan UDB

Diterbitkan pada
3 Juni 2026 11:30 WIB

Baca

Surakarta – Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Raden Said Surakarta menyelenggarakan Kuliah Tamu bertema "Bakteri & Archaea" pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Ibu Devi Fitri Astuti, S. Tp., M. P., dosen dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan, Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta.

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari mata kuliah Mikrobiologi Umum yang diampu oleh Angga Dwi Prasetyo, M.Biotech. Tujuannya adalah untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai dunia mikroorganisme, khususnya perbedaan fundamental antara Bakteri dan Archaea, yang jarang dibahas secara mendalam di perkuliahan reguler.

Dalam pemaparannya, Ibu Devi menjelaskan bahwa meskipun secara kasatmata mirip, Bakteri dan Archaea memiliki perbedaan signifikan pada tingkat molekuler. Archaea sering disebut sebagai extremophile karena mampu hidup di lingkungan ekstrem seperti kawah gunung api, es kutub, hingga sumber air panas asam. Struktur membran sel Archaea menggunakan ikatan eter, berbeda dengan Bakteri yang menggunakan ikatan ester. Bahkan, beberapa karakteristik Archaea justru lebih mirip dengan sel Eukariotik (manusia dan hewan) dibandingkan Bakteri.

Peserta kuliah tamu, yang terdiri dari mahasiswa semester awal Teknologi Pangan, juga diajak memahami:

  • Taksonomi Bakteri (18 filum termasuk Proteobacteria, Firmicutes, Actinobacteria).

  • Struktur sel seperti glikokalik (kapsul), dinding sel peptidoglikan, pili, flagela, hingga endospora.

  • Mekanisme pergerakan bakteri melalui kemotaksis dan gliding motility.

  • Perbedaan prinsip antara Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif berdasarkan ketebalan dinding sel.

Salah satu topik yang menarik perhatian mahasiswa adalah penjelasan tentang magnetosom dan mikrokompartemen bakteri (BMC) – struktur nano di dalam sel bakteri yang berfungsi seperti "pabrik mini" untuk metabolisme.

Kaprodi Teknologi Pangan, Ilzamha Hadijah Rusdan, M.Sc., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Devi atas kesediaannya berbagi ilmu. Beliau juga berharap agar kerja sama antara Prodi Teknologi Pangan UIN Raden Said dan Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan UDB dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Dengan adanya kuliah tamu ini, Prodi Teknologi Pangan berkomitmen untuk terus menghadirkan praktisi dan pakar dari berbagai institusi guna menciptakan lulusan yang tidak hanya kuat dalam teori agama dan sains, tetapi juga relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini.