Loading...

FoodTech Mini Conference 2026: Melatih Mahasiswa Menjadi Presenter Akademik yang Profesional

Diterbitkan pada
23 Mei 2026 20:14 WIB

Baca

Surakarta, 23 Mei 2026 — Program Studi Teknologi Pangan menyelenggarakan kegiatan FoodTech Mini Conference 2026 yang bertempat di Ruang seminar Lantai 4 kampus Pakis UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh angkatan mahasiswa Teknologi Pangan dengan total 40 presenter mahasiswa yang mempresentasikan berbagai artikel ilmiah hasil penelitian dari berbagai sumber dan peneliti.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum pada mata kuliah Praktikum Seminar yang diampu oleh Ibu Ilzamha Hadijah Rusdan, S.TP., M.Sc. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk memahami literatur ilmiah, menyusun ide utama penelitian, serta menyampaikannya kembali secara sistematis melalui presentasi akademik.

FoodTech Mini Conference 2026 menghadirkan beberapa kategori tema presentasi, di antaranya keamanan pangan, pangan fungsional, fermentasi dan mikrobiologi, pengemasan dan umur simpan, serta berbagai topik lain dalam bidang teknologi pangan. Seluruh presentasi dilaksanakan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bentuk latihan komunikasi akademik internasional bagi mahasiswa.

Selain menjadi wadah pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan public speaking, berpikir kritis, dan komunikasi ilmiah, kegiatan ini juga bertujuan membiasakan mahasiswa untuk tampil percaya diri dalam forum akademik serta mampu menyajikan ide dan hasil kajian secara jelas dan profesional.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan presentasi mahasiswa, panitia juga memberikan penghargaan kepada 5 presenter terbaik yang dipilih berdasarkan kategori tema room presentasi. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan penyampaian materi, penguasaan topik, kualitas slide presentasi, serta kemampuan menjawab pertanyaan dalam diskusi ilmiah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknologi Pangan tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan analisis ilmiah yang baik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan budaya diskusi dan presentasi yang akan sangat dibutuhkan di dunia pendidikan maupun industri di masa mendatang.