Loading...

Menyongsong Wajib Halal 2026: Sinergi Pusat Studi Halal dan Program Studi Teknologi Pangan dalam Pembinaan Pendamping Proses Produk Halal (P3H)

Diterbitkan pada
15 Oktober 2026 16:56 WIB

Baca

Pada hari Kamis, tanggal 15 Oktober 2026, telah dilaksanakan Kegiatan Pembinaan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dengan mengusung tema “Sambut Wajib Halal 18 Oktober 2026”. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Studi Halal, Program Studi Teknologi Pangan, serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan. Acara ini dilaksanakan di Ruang Seminar Laboratorium L.4 Kampus 2 dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pendampingan proses produk halal serta mendukung kesadaran akan pentingnya sertifikasi halal bagi produk yang beredar di masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan dan persiapan panitia, briefing, serta gladi bersih untuk memastikan kesiapan acara. Setelah persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Raden Mas Said Surakarta, serta pembacaan doa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pusat Studi Halal, Bapak H. Sulhani Hermawan, M.Ag. Setelah itu, sambutan disampaikan juga oleh Ibu Ilzamha Hadijah Rusdan, M.Sc., selaku Ketua Program Studi Teknologi Pangan yang mewakili Dekan Fakultas Sains dan Teknologi. Sambutan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antar program studi dan pusat studi terhadap penguatan pemahaman dan pelaksanaan pendampingan sertifikasi halal.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Imelda Fajriati, M.Si., selaku Ketua Halal Center UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Materi disampaikan untuk memberikan wawasan mengenai pendampingan proses produk halal. Kegiatan dipandu oleh moderator Fathurrohman Husen, M.S.I., Sekretaris Pusat Studi Halal UIN Raden Mas Said Surakarta. Setelah pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi tanya jawab guna memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan, kemudian ditutup oleh moderator dan pembawa acara. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama, sterilisasi area, serta evaluasi oleh panitia sebagai bahan perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pendampingan proses produk halal dan pentingnya sertifikasi halal. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kesadaran masyarakat mengenai produk halal menjelang pemberlakuan kewajiban halal pada 18 Oktober 2026.