Loading...

Dosen Teknologi Pangan dan Ilmu Lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta Kolaborasi Edukasi Ekoteologi bagi Dharma Wanita Persatuan

Diterbitkan pada
24 Juli 2026 05:04 WIB

Baca

Surakarta, 24 Juli 2026 – Dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Ilmu Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta berkolaborasi menyelenggarakan Workshop Ekoteologi dengan tema "Implementasi Ekoteologi dalam Kemandirian Pangan Rumah Tangga". Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.

Workshop menghadirkan dua narasumber, yaitu Annida Unnatiq Ulya, M.Sc. (Dosen Program Studi Ilmu Lingkungan) dan Ilzamha Hadijah Rusdan, M.Sc. (Dosen Program Studi Teknologi Pangan). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep ekoteologi, yaitu cara pandang yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi sekaligus bentuk pengamalan ajaran agama.

Selain memberikan pemahaman mengenai konsep ekoteologi, para peserta juga diajak berdiskusi mengenai peran strategis ibu rumah tangga dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan perilaku dimulai dari rumah, mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan limbah organik, diyakini mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.

Suasana workshop semakin interaktif melalui sesi fun games berupa praktik memilah sampah organik, anorganik, dan residu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sebagai langkah awal pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti praktik pembuatan komposter sederhana menggunakan bahan yang mudah diperoleh di rumah. Melalui praktik ini, anggota Dharma Wanita memperoleh keterampilan mengolah sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman pekarangan maupun kebun rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Workshop berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif berdiskusi, mengikuti praktik, serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai ekoteologi tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kolaborasi antara Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Ilmu Lingkungan ini menjadi wujud sinergi lintas disiplin dalam mendukung terciptanya masyarakat yang peduli lingkungan, berdaya, dan berkelanjutan melalui penguatan edukasi kepada keluarga sebagai unit terkecil dalam pembangunan